Jangan stres, jgn gila tetapi tetaplah dipikirkan
wahai sahabatku,
jangan tunda lagi waktu yang ada..
yang ada saja masih banyak tersisa..
pergi dan jejakkan perlahan ke depan..
jangan pernah menoleh ke belakang..
sebab, tak satupun dalil itu berguna..
pergilah kawan,
berjalanlah kalian sambil bersiul
menyanyi, meskipun dengan kidung yang
tidak panjang dan bahkan belum ada judul,
sebab hanya tembang yang cepat singgah terbang,
bakal hidup di hati sanubari insan...
oh, jangan... jangan tunggu aku.. pergilah..
aku akan menyusul dan masih bermain
dengan sang kesempatan.. karena ialah
yang mempertemukan dan memisahkanku nanti..
ku hanya mencoba menerka garis-garis jalan
dan kelokan yang terbentang di depan itu
sampai dimana Dia mengukir ujung perjalanan
yang masih cukup panjang ini..
Mereset Printer cara manual
Satu hal yang perlu anda ketahui adalah ongkos untuk mereset printer lumayan mahal
dan jika anda tahu bagaimana mudahnya mereset printer tentu anda akan bertanya kenapa begitumahal. padahal software yang digunakan untuk mereset merupakan software gratis yang dapat didownload dari internet tanpa mengeluarkan biaya (keculai anda di warnet tentu harus bayar)
Cara manual
1. Cabut kabel power printer (kabel yang menghubungkan printer dengan listrik)
2. Tekan tombol "Power On"dan tahan jangan dilepas langsung pasang kembali kabel power
printer
3. Setelah kabel terpasang, tombol "Power On" masih belum dilepas (tertekan) lalu tekan
tombol Resume 2 kali
4. Lepas semua (tombol Power dan Resume).
5. Anda bisa menggunakan printer anda sekarang.
Kelemahan cara manual ini adalah bila kabel power dicabut/dilepas atau padam listrik,
maka anda harus mengulangi prosedur di atas untuk dapat menggunakan printer anda kembali.
Untuk mengatasi hal tersebut, solusinya adalah dengan menggunakan Software Reset sesuai
dengan jenis Printer yang akan di Reset
Proteksi Printer
Mungkin Anda pernah mendapati nama printer Anda hilang dari daftar printer. Seringkali banyak tangan-tangan jahil yang menghapus nama printer Anda atau bahkan menambahkan berbagai nama printer baru yang sangat membingungkan tentunya.
Agar Nama printer Anda tersebut tidak bisa dihapus atau diganti, lakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Jalankan Registry Editor Anda
2. Masuk ke subyek HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies\Explorer.
3. Pada Panel sebelah kanan, klik kanan dan pilih [New]>[DWORD 32 bit Value].
4. Agar nama printer tidak bisa dihapus, beri nama DWORD value tersebut dengan
nama NoAddPrinter, dan isikan value data-nya dengan 1.
5. Sedangakan kalau ingin agar nama-nama printer tidak bisa bertambah,
buat DWORD 32 bit value baru dan beri nama DWORD value tersebut dengan nama
NoAddPrinter, dan isikan Value Data-nya dengan angka 1
6. Tutup Registry Editor Anda.
Sekarang, Apabila ada seseorang yang mencoba menghapus nama printer Anda, maka akan muncul tulisan "Due to restrictions in effect on this computer. Please contact your system administrator". Demikian juga apabila seseorang mencoba menambah nama printer baru, maka akan muncul pesan yang sama. Untuk menonaktifkan proteksi tersebut, ubah value data-nya menjadi 0, atau hapus DWORD value-nya.
Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri

Terlalu Panas Didalam
Hal inilah yang kemungkinan besar menyebabkan PC anda restart sendiri. CPU terlalu panas akibat terlalu lama dari semestinya. Atau bisa jadi karena kipas dalam CPU mandeg dan tidak mau berputar. Coba lihat CPU temperatur di BIOS yang biasanya ada dalam “PC Health Status.” Temperatur sebesar 35C - 40C adalah normal. 40C - 47C berarti mulai memanas. 47C - 50C panas dan anda harus mengistirahatkan PC anda untuk cooling down. Kalau perlu periksa juga kipas pada CPU. Dan yang pasti, jangan sampai CPU anda mendekati atau bahkan temperaturnya mencapai 79 derajat celsius. Bentar lagi meledak tuh. Pastikan CPU anda selalu ada dalam temperatur 35C - 40C. Kalau anda ngga mau repot masuk BIOS untuk cek temperature. Silahkan download Speedfan untuk mengecek CPU temperatur secara realtime.
SOLUSI: Jika CPU anda sudah terlanjur panas, harus dibongkar nih CPUnya. Anda bisa melakukannya sendiri koq. Buka casing cpu dan nyalakan komputer sesaat. Coba perhatikan semua kipasnya yang ada (terutama kipas processor). Apakah putarannya normal? Cepat atau lambat? Atau ngga jalan sama sekali? Jika ada yang putarannya lambat, anda harus periksa kipas tersebut. Coba anda putar-putar kipas tsb (pc dalam keadaan mati tentunya). Jika terasa berat, cabut kipas tsb dan semprot dengan 4WD lalu putar-putar sampai kotorannya keluar dan putarannya lancar kembali.
Untuk kipas yang tidak jalan sama sekali, periksa dulu apakah kabelnya tersambung ke power supply atau tidak. Kalau ya, lakukan seperti langkah diatas. INGAT: Sering-sering perhatikannya temperatur CPU-nya!
Bad Memory
Suhu komputer anda normal tapi tetap suka restart sendiri? Kemungkinan kedua adalah bad memory atau bad RAM. Anda harus mengecek RAM anda. Caranya lakukan pengetesan dengan menggunakan Memory Diagnosis Tools. Salah satunya adalah Windows Memory Diagnostic. Jalankan dulu executeable file-nya pada Windows lalu pilih CD atau Floppy Disk Install.